Komitmen menjadi unsur yang wajib hadir dalam membangun tim yang sehat. Komitmen merupakan imunisasi bagi sebuah tim dan syarat utama untuk membangun kepercayaan dan loyalitas. Jika Anda ingin membangun tim yang sehat, Anda harus dapat menunjukkan seberapa besar komitmen yang dimiliki terhadap tim Anda. Baik Anda sebagai pimpinan ataupun sebagai anggota tim.
Sederhananya, jika Anda menginginkan tim yang berkomitmen, maka Anda harus menjadi pemimpin yang berkomitmen dan bertanggung jawab. Mulailah dengan menunjukkan kesediaan Anda untuk terlibat secara aktif, berbagi kesuksesan, dan mendukung kinerja tim maupun individu. Ketika Anda melakukan ini, Anda memupuk loyalitas dan memberikan contoh perilaku positif bagi anggota tim.
Selanjutnya, bagikan tujuan dan misi tim dengan para anggota. Diskusikan apa yang menjadi harapan Anda dan hasil yang diinginkan. Kemudian, pastikan bahwa tim Anda telah menerima informasi (visi & misi tim) dengan benar dan menyatakan dukungan untuk mencapainya. Jangan lupa sampaikan penghargaan Anda atas upaya mereka hingga saat ini.
Anda tidak perlu melakukan percakapan yang panjang lebar. Namun, penting untuk memberi tahu anggota tim bahwa mereka adalah anggota sebuah tim yang terbaik. Komentar positif Anda tidak hanya akan memotivasi, tetapi juga dapat menambah kepercayaan diri, rasa memiliki, dan harga diri mereka secara keseluruhan. Sediakan ruang dan waktu bagi mereka untuk berbagi pendapat dan memberikan feedback (bahkan jika Anda tidak setuju).
Anggota tim akan menganggap Anda kurang memiliki komitmen, antara lain ketika:
- ada komunikasi yang buruk seputar misi, harapan, atau hasil pencapaian tim
- mereka merasa kurang dihargai
- mereka merasa pendapat mereka tidak dianggap
- mereka tidak didorong untuk bekerja secara mandiri; atau
- mereka kurang tertantang untuk menjadi inovatif atau meningkatkan keterampilan pribadi.
Sebagai seorang pemimpin, Anda memiliki kuasa untuk mengembangkan budaya positif di dalam perusahaan Anda. Pengembangan budaya dapat dimulai dengan Anda menunjukkan dan memberikan contoh komitmen Anda kepada anggota dan tim. Dengan pengembangan budaya tim, Anda secara tidak langsung telah membangun lingkungan untuk kesuksesan tim.
Jika Anda adalah anggota tim atau karyawan yang bangga dengan pekerjaan Anda dan menginginkan pengakuan atas upaya Anda dalam sebuah tim atau organisasi, maka Anda harus secara aktif menunjukkan komitmen Anda kepada tim dan organisasi Anda. Sebagai anggota tim yang berkomitmen, penting untuk tampil dengan pola pikir positif dan bertanggung jawab serta termotivasi.
Seorang anggota tim atau karyawan yang bertanggung jawab menyelesaikan tugas tepat waktu, bekerja secara mandiri, dan memiliki keinginan kuat untuk menjadi bagian dari tim atau organisasi. Menyadari bahwa Anda adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri Anda, membuat Anda tetap terlibat secara aktif dan positif mencapai tujuan tim. Keterlibatan Anda tersebut dapat membantu memotivasi rekan atau anggota tim yang lain.
Seorang anggota tim atau karyawan yang bertanggung jawab menyelesaikan tugas tepat waktu, bekerja secara mandiri, dan memiliki keinginan kuat untuk menjadi bagian dari tim atau organisasi. Menyadari bahwa Anda adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri Anda, membuat Anda tetap terlibat secara aktif dan positif mencapai tujuan tim. Keterlibatan Anda tersebut dapat membantu memotivasi rekan atau anggota tim yang lain.
Ingat bahwa komitmen Anda juga merupakan pembangun kepercayaan. Tingkat kepercayaan akan berkembang dari waktu ke waktu pada setiap interaksi. Kepercayaan akan mucul dan berkembang karena Anda memiliki sikap positif, peduli dengan pekerjaan Anda, dan dapat diandalkan.
Terakhir, pertimbangkan bagaimana Anda menunjukkan komitmen dan penghargaan Anda kepada pimpinan. Mereka kemungkinan besar akan senang mendengar pemikiran positif dari Anda tentang pekerjaan atau pengalaman. Anda dapat menyampaikan bagaimana Anda menghargai setiap kesempatan untuk mengerjakan tugas penting atau seberapa besar Anda menghargai masukan dari mereka. Pada umumnya manajer mendengar lebih banyak keluhan daripada komentar positif yang menyemangati, jadi jangan menahan diri jika Anda ingin mengatakan sesuatu yang baik, selama itu fakta.
Pemimpin tim akan menganggap anggotanya kurang komitmen, antara lain ketika:
- perilaku mereka tidak konsisten dan tidak dapat diandalkan
- sikap mereka terlihat negatif, suka bergosip, atau tidak dapat dipercaya
- mereka tampaknya tidak peduli dengan kualitas pekerjaan mereka
- mereka tampaknya tidak bersedia untuk memberikan lebih dari yang diminta, atau
- mereka sering mencari alasan untuk melewatkan tenggat waktu tanpa alasan yang jelas.
Apapun peran Anda baik sebagai pemimpin atau anggota sebuah tim, Anda dapat membangun fondasi kepercayaan saat Anda menunjukkan komitmen terhadap pekerjaan dan rekan kerja Anda. Komitmen dan pola pikir “kebersamaan” akan mendorong loyalitas, itikad baik, dan kepercayaan yang lebih mendalam. Hal ini juga menciptakan peluang untuk berinovasi dan lingkungan kerja yang sehat serta lebih menyenangkan.